Mojokerto – Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto bersama Pondok Pesantren (Ponpes) Segoro Agung menunjukkan bentuk nyata sinergi lintas sektor melalui kegiatan panen perdana jagung manis yang dilaksanakan di lingkungan ponpes.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas. Kolaborasi antara institusi penegak hukum dan lembaga pendidikan keagamaan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi maupun pembinaan kemandirian santri.
Panen perdana tersebut menjadi simbol keberhasilan program pertanian yang telah dijalankan secara bersama-sama, dengan melibatkan para santri dalam proses penanaman hingga perawatan tanaman. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan nilai kerja keras, kemandirian, dan kewirausahaan.
Perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat.
Sementara itu, pihak Ponpes Segoro Agung menyambut baik kerja sama ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut serta berkembang ke sektor lainnya, guna meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan para santri.
Melalui sinergi ini, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan pesantren.